Berdasarkan video yang anda jelaskan bahwa kandungan pada senyawa fitosterol yang terkandung pada buah buncis yaitu stigmasterol ini adalah salah satunya untuk anti kolesterol yang telah diujikan kepada hewan mencit. Dari jurnal yang saya baca bahwa kandungan fitosterol yaitu stigmasterol adalah untuk menurunkan
kolesterol darah, menghambat penyerapan
kolesterol usus sehingga dapat
menghambat perkembangan kanker usus
besar dan menekan kolesterol hati. Pertanyaannya bagaimana stigmasterol ini bekerja dalam melawan anti kolesterol sehingga dapat bermanfaat sebagai anti kolesterol.
Berdasarkan informasi dari jurnal yang saya baca Mekanisme kerja fitosterol dalam menurunkan kadar kolesterol darah dapat dilakukan melalui dua cara. Pertama, fitosterol menghambat penyerapan kolesterol dari makanan sehingga mereduksi kadarnya di dalam darah. Kedua, fitosterol juga menghambat reabsorpsi (penyerapan kembali) kolesterol dari hati. Kedua mekanisme tersebut secara khusus dapat mereduksi kadar kolesterol di dalam darah. Selain mekanisme penghambatan absorpsi, kehadiran fitosterol juga dapat menghindari kolesterol di dalam garam empedu, meningkatkan ekskresi garam empedu atau menghindari esterifikasi kolesterol di dalam mukosa internal. Fitosterol secara intrinsik juga berperan pada modifikasi ucetyl-CoA carboxylase dan aktivitas cholesterol 7-a- hydroxylase 15, 16. Kedua enzim ini berperan besar pada sintesis kolesterol di dalam darah.
Dikatakan bahwasanya pada analisis senyawa fitosterol digunakan analisis KG-SM. Menurut literatur yang saya baca analisis KG ini menjadi salah satu analisis kuantitatif yang digunakan karena memiliki resolusi yang baik, keterulangan, reprodusibilitas, presisi, dan akurasi yang tinggi. Jadi yang ingin saya tanya, apakah kelebihan dari analisis KG-SM ini sehingga pada analisis senyawa fitosterol ini digunakan analisis KG-SM sebagai salah metode yang digunakan?
Berdasarkan informasi yang saya baca didalam jurnal Keunggulan metode GC-MS ini antara lain: efisien, resolusi tinggi sehingga dapat digunakan untuk menganalisa partikel berukuran sangat kecil seperti polutan dalam udara. Aliran fasa bergerak (gas) sangat terkontrol dan kecepatannya tetap. Pemisahan fisik terjadi didalam kolom yang jenisnya banyak sekali, panjang dan temperaturnya dapat diatur. Banyak sekali macam detektor yang dapat dipakai pada kromatografi gas (saat ini dikenal 13 macam detektor) dan respons detektor adalah proporsional dengan jumlah tiap komponen yang keluar dari kolom. Sangat mudah terjadi pencampuran uap sampel kedalam fasa bergerak. Kromatograf sangat mudah digabung dengan instrumen fisika-kimia yang lainnya, contohnya GC/FT-IR/MS. Analisis cepat, biasanya hanya dalam hitungan menit. Tidak merusak sampel. Sensitivitas tinggi sehingga dapat memisahkan berbagai senyawa yang saling bercampur dan mampu menganalisa berbagai senyawa meskipun dalam kadar/konsentrasi rendah. Seperti dalam udara, terdapat berbagai macam senyawa yang saling bercampur dan dengan ukuran partikel/molekul yang sangat kecil
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBerdasarkan video yang anda jelaskan bahwa kandungan pada senyawa fitosterol yang terkandung pada buah buncis yaitu stigmasterol ini adalah salah satunya untuk anti kolesterol yang telah diujikan kepada hewan mencit. Dari jurnal yang saya baca bahwa kandungan fitosterol yaitu stigmasterol adalah untuk menurunkan kolesterol darah, menghambat penyerapan kolesterol usus sehingga dapat menghambat perkembangan kanker usus besar dan menekan kolesterol hati. Pertanyaannya bagaimana stigmasterol ini bekerja dalam melawan anti kolesterol sehingga dapat bermanfaat sebagai anti kolesterol.
BalasHapusBerdasarkan informasi dari jurnal yang saya baca Mekanisme kerja fitosterol dalam menurunkan kadar kolesterol darah dapat
Hapusdilakukan melalui dua cara. Pertama, fitosterol menghambat penyerapan kolesterol dari
makanan sehingga mereduksi kadarnya di dalam darah. Kedua, fitosterol juga
menghambat reabsorpsi (penyerapan kembali) kolesterol dari hati. Kedua mekanisme
tersebut secara khusus dapat mereduksi kadar kolesterol di dalam darah. Selain
mekanisme penghambatan absorpsi, kehadiran fitosterol juga dapat menghindari kolesterol di dalam garam empedu, meningkatkan ekskresi garam empedu atau
menghindari esterifikasi kolesterol di dalam mukosa internal. Fitosterol secara intrinsik
juga berperan pada modifikasi ucetyl-CoA carboxylase dan aktivitas cholesterol 7-a-
hydroxylase 15, 16. Kedua enzim ini berperan besar pada sintesis kolesterol di dalam
darah.
Dikatakan bahwasanya pada analisis senyawa fitosterol digunakan analisis KG-SM. Menurut literatur yang saya baca analisis KG ini menjadi salah satu analisis kuantitatif yang digunakan karena memiliki resolusi yang baik, keterulangan, reprodusibilitas, presisi, dan akurasi yang tinggi. Jadi yang ingin saya tanya, apakah kelebihan dari analisis KG-SM ini sehingga pada analisis senyawa fitosterol ini digunakan analisis KG-SM sebagai salah metode yang digunakan?
BalasHapusBerdasarkan informasi yang saya baca didalam jurnal Keunggulan metode GC-MS ini antara lain:
Hapusefisien, resolusi tinggi sehingga dapat
digunakan untuk menganalisa partikel
berukuran sangat kecil seperti polutan dalam
udara. Aliran fasa bergerak (gas) sangat
terkontrol dan kecepatannya tetap. Pemisahan
fisik terjadi didalam kolom yang jenisnya banyak
sekali, panjang dan temperaturnya dapat diatur.
Banyak sekali macam detektor yang dapat
dipakai pada kromatografi gas (saat ini dikenal
13 macam detektor) dan respons detektor
adalah proporsional dengan jumlah tiap
komponen yang keluar dari kolom. Sangat
mudah terjadi pencampuran uap sampel
kedalam fasa bergerak. Kromatograf sangat
mudah digabung dengan instrumen fisika-kimia
yang lainnya, contohnya GC/FT-IR/MS. Analisis
cepat, biasanya hanya dalam hitungan menit.
Tidak merusak sampel. Sensitivitas tinggi
sehingga dapat memisahkan berbagai senyawa
yang saling bercampur dan mampu
menganalisa berbagai senyawa meskipun
dalam kadar/konsentrasi rendah. Seperti dalam
udara, terdapat berbagai macam senyawa yang
saling bercampur dan dengan ukuran
partikel/molekul yang sangat kecil