Senyawa Fitosterol pada Tumbuhan

 https://youtu.be/joOrMj2ccRc

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Berdasarkan video yang anda jelaskan bahwa kandungan pada senyawa fitosterol yang terkandung pada buah buncis yaitu stigmasterol ini adalah salah satunya untuk anti kolesterol yang telah diujikan kepada hewan mencit. Dari jurnal yang saya baca bahwa kandungan fitosterol yaitu stigmasterol adalah untuk menurunkan kolesterol darah, menghambat penyerapan kolesterol usus sehingga dapat menghambat perkembangan kanker usus besar dan menekan kolesterol hati. Pertanyaannya bagaimana stigmasterol ini bekerja dalam melawan anti kolesterol sehingga dapat bermanfaat sebagai anti kolesterol.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berdasarkan informasi dari jurnal yang saya baca Mekanisme kerja fitosterol dalam menurunkan kadar kolesterol darah dapat
      dilakukan melalui dua cara. Pertama, fitosterol menghambat penyerapan kolesterol dari
      makanan sehingga mereduksi kadarnya di dalam darah. Kedua, fitosterol juga
      menghambat reabsorpsi (penyerapan kembali) kolesterol dari hati. Kedua mekanisme
      tersebut secara khusus dapat mereduksi kadar kolesterol di dalam darah. Selain
      mekanisme penghambatan absorpsi, kehadiran fitosterol juga dapat menghindari kolesterol di dalam garam empedu, meningkatkan ekskresi garam empedu atau
      menghindari esterifikasi kolesterol di dalam mukosa internal. Fitosterol secara intrinsik
      juga berperan pada modifikasi ucetyl-CoA carboxylase dan aktivitas cholesterol 7-a-
      hydroxylase 15, 16. Kedua enzim ini berperan besar pada sintesis kolesterol di dalam
      darah.

      Hapus
  3. Dikatakan bahwasanya pada analisis senyawa fitosterol digunakan analisis KG-SM. Menurut literatur yang saya baca analisis KG ini menjadi salah satu analisis kuantitatif yang digunakan karena memiliki resolusi yang baik, keterulangan, reprodusibilitas, presisi, dan akurasi yang tinggi. Jadi yang ingin saya tanya, apakah kelebihan dari analisis KG-SM ini sehingga pada analisis senyawa fitosterol ini digunakan analisis KG-SM sebagai salah metode yang digunakan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berdasarkan informasi yang saya baca didalam jurnal Keunggulan metode GC-MS ini antara lain:
      efisien, resolusi tinggi sehingga dapat
      digunakan untuk menganalisa partikel
      berukuran sangat kecil seperti polutan dalam
      udara. Aliran fasa bergerak (gas) sangat
      terkontrol dan kecepatannya tetap. Pemisahan
      fisik terjadi didalam kolom yang jenisnya banyak
      sekali, panjang dan temperaturnya dapat diatur.
      Banyak sekali macam detektor yang dapat
      dipakai pada kromatografi gas (saat ini dikenal
      13 macam detektor) dan respons detektor
      adalah proporsional dengan jumlah tiap
      komponen yang keluar dari kolom. Sangat
      mudah terjadi pencampuran uap sampel
      kedalam fasa bergerak. Kromatograf sangat
      mudah digabung dengan instrumen fisika-kimia
      yang lainnya, contohnya GC/FT-IR/MS. Analisis
      cepat, biasanya hanya dalam hitungan menit.
      Tidak merusak sampel. Sensitivitas tinggi
      sehingga dapat memisahkan berbagai senyawa
      yang saling bercampur dan mampu
      menganalisa berbagai senyawa meskipun
      dalam kadar/konsentrasi rendah. Seperti dalam
      udara, terdapat berbagai macam senyawa yang
      saling bercampur dan dengan ukuran
      partikel/molekul yang sangat kecil

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini