Titrasi Argentometri

 https://youtu.be/BI0ueuXs94A

Komentar

  1. Pada jurnal penyaji disebutkan bahwa prinsip kerja penentuan konsentrasi NaCl dengan menggunakan metode Mohr adalah mentitrasi ion klorida yang terdapat pada NaCl dengan menggunakan larutan AgNO3 dengan
    menggunakan K2CrO4 sebagai indikator. Di referensi jurnal yang saya baca menyebutkan bahwa NaCl juga dapat ditentukan jumlahnya dengan metode titrasi argentometri yang dimana melibatkan reaksi pengendapan yang
    menggunakan larutan AgNO3 sebagai titran. Pertanyaannya mengapa pada penentuan konsentrasi NaCl ini menggunakan larutan AgNO3 sebagai titran dan bagaimana konsentrasi NaCl yang baik bagi kesehatan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Didalam jurnal yang berjudul PENETAPAN KADAR NaCl PADA PEMBUATAN TELUR ASIN REBUS DAN TELUR
      ASIN OVEN DENGAN VARIASI WAKTU PENYIMPANAN SECARA
      ARGENTOMETRI yang telah terakreditasi sinta 5 menyebutkan NaCl dapat ditentukan jumlahnya dengan metode titrasi argentometri yang dimana melibatkan reaksi pengendapan yang menggunakan larutan AgNO3 sebagai
      titran. Pada penelitian ini menggunakan
      metode Mohr yaitu didasarkan pada pembentukan endapan berwarna. Prinsip dari metode Mohr yaitu AgNO3
      akan bereaksi dengan NaCl membentuk endapan AgCl yang berwarna putih.
      Bila semua Cl- sudah habis bereaksi dengan Ag+
      akan bereaksi dengan
      CrO4²‐ dari indikator K2Cr2O4 yang
      ditambahkan ini berarti titik akhir titrasi telah tercapai, yaitu bila terbentuk
      warna merah bata dari endapan Ag2CrO4.
      Dan didalam jurnal lain yang berjudul REKRISTALISASI NATRIUM KLORIDA DARI LARUTAN NATRIUM
      KLORIDA DALAM BEBERAPA MINYAK YANG DIPANASKAN yang terlah terakreditasi sinta 2 menyebutkan Unsur mineral merupakan salah satu
      komponen yang sangat diperlukan oleh tubuh di
      samping karbohidrat, protein, lemak dan vitamin. Natrium merupakan unsur mineral makro yang sangat penting bagi kesehatan. Kebutuhan
      badan akan natrium klorida didasarkan pada
      konsumsi air. Disarankan 1 gram natrium klorida
      untuk setiap liter air yang diminum. Seorang
      dewasa diperkirakan memerlukan 1 mL air/kkal
      per hari. Orang yang mengkonsumsi 2.500-3.000
      kkal memerlukan natrium klorida 2,5-3,0 g/hari.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Didalam jurnal yang sama debgan jurnal referensi yang saya gunakan dalam membuat video yaitu jurnal yang berjudul IDENTIFIKASI KONSENTRASI NATRIUM KLORIDA (NaCl) PADA JAHE DAN
    LENGKUAS GILING DIBEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI KOTA PADANG yang telah terakreditasi sinta 3 menyebutkan penambahan garam yang dilakukan oleh pedagang bertujuan untuk
    memperlambat kerusakan bumbu giling yang dijual tetapi juga diusahakan tidak menimbulkan rasa
    yang terlalu asin. Pada tabel dapat dilihat bahwa konsentrasi garam yang ditambahkan oleh pedagang
    jahe dan lengkuas giling dibeberapa pasar tradisional di kota Padang ini kurang dari 2%. Menurut
    Soekarto (1985), penambahan garam dengan konsentrasi 1-2% bertujuan untuk memberikan rasa asin
    pada bahan makanan yang ditambahkan, sedangkan untuk pengawetan ditambahkan garam dengan
    konsentrasi 5-15%. Hal ini memperlihatkan bahwa penambahan garam (Natrium Klorida) yang
    dilakukan oleh pedagang bumbu giling di beberapa pasar tradisional di kota padang hanya sebagai
    pemberi rasa asin pada masakan bukan sebagai pengawet bumbu giling tersebut karena konsentasi
    garam yang ditambahkan kurang dari 5%

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini